NADIKABAR.COM — Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menerima usulan tambahan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI untuk Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp 307,774 miliar. Sebelumnya, Perpusnas mengalami pemotongan anggaran.

Persetujuan tersebut diputuskan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan RKA-K/L Perpusnas 2027. Perpusnas juga kini memiliki Pagu Anggaran 2025 sebesar Rp 417,725 miliar.

Dukungan ini diberikan salah satunya untuk memperkuat program literasi dan memperluas akses bacaan masyarakat hingga ke pelosok desa. Kepala Perpusnas E Aminudin Aziz menjelaskan pagu anggaran ini akan difokuskan untuk memperkuat lima program prioritas literasi nasional.

Dengan tambahan anggaran, maka Perpusnas akan memperkuat lima program prioritas sebagai berikut:

- Bantuan bacaan bermutu pada 10.000 lokus bantuan dan 10.000 lokus pembinaan pengelola sebesar Rp 40,309 miliar- Program Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Rp 3,475 miliar untuk RELIMA dengan target meningkat dari 360 menjadi 500 orang- KKN Tematik Literasi Rp 2,3 miliar dengan target meningkat dari 1.000 menjadi 1.500 kelompok masyarakat- Tiga paket jurnal elektronik Rp 3,5 miliar- Akreditasi perpustakaan sekolah/madrasah Rp 415,7 juta .