NADIKABAR.COM — Sejumlah tokoh nasional hingga pimpinan organisasi masyarakat mengajukan lima tuntutan rakyat dengan 'salam lima jari' pada Aksi Rakyat Bela Indonesia, di Jakarta, Minggu.

Ketua Pelaksana Aksi Rakyat Bela Indonesia Bachtiar Nasir menilai saat ini Indonesia sedang tidak baik-baik saja, terutama pascapengkhianatan lewat penyadapan terhadap Presiden.

"Bukan cuma pihak negara, tapi kami pun, para tokoh, para pimpinan lembaga, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi korban penyadapan ilegal oleh para pengkhianat-pengkhianat negara dan bangsa ini," kata Bachtiar.

Menurutnya, para pengkhianat negara dan bangsa tersebut telah menggunakan hak rakyat atau pajak rakyat untuk kepentingan diri dan kelompoknya.

Untuk itu, kata dia, seluruh elemen rakyat pun hadir dalam aksi yang akan dilanjutkan pada Minggu (15/11) tersebut dengan eskalasi massa yang lebih besar, sekaligus memperingati Hari Pahlawan.