Prabowo menegaskan pemerintah berkomitmen mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman luar negeri. Namun, pemerintah memilih mendorong investasi masuk ke dalam negeri ketimbang mengandalkan utang luar negeri.

Jika pinjaman memang diperlukan, ia menekankan pembiayaannya harus dipilih secara selektif, terutama dengan mempertimbangkan tingkat bunganya.

"Kita sekarang berusaha tidak mau terlalu banyak pinjam-pinjam uang dari mana-mana, kalau ajak investasi boleh," jelas Prabowo.