NADIKABAR.COM — Penunjukan ini mengakhiri proses suksesi dan diumumkan pada tanggal 8 Oktober 2026. Pendiri Toluna, Frédéric Charles Petit, akan tetap menjabat sebagai anggota Dewan Direksi, Penasihat Senior, dan Pemegang Saham.
London--(ANTARA/Business Wire)-- Toluna adalah perusahaan terdepan di dunia di bidang wawasan konsumen dan teknologi riset pasar. Hari ini Toluna mengumumkan penunjukan Amy Fenton sebagai Chief Executive Officer sejak tanggal 15 Oktober 2026. Fenton menggantikan Frédéric Charles Petit, pendiri Toluna yang telah memimpin perusahaan ini selama 25 tahun.
Penunjukan ini mengakhiri proses suksesi terstruktur yang diumumkan pada tanggal 8 Oktober 2026, dipimpin oleh Dewan Direksi melalui konsultasi yang cermat dengan Petit dan didukung oleh firma terkemuka di bidang pencarian pejabat eksekutif.
Fenton menjabat kepemimpinan selama lebih dari 30 tahun di industri wawasan konsumen dan analitik. Beliau bergabung dengan Toluna setelah sebelumnya menjabat sebagai Chief Executive Officer dan anggota Dewan Direksi MarketCast. Di MarketCast, beliau membawahi operasional, wawasan konsumen, dan analitik. Sebelum bergabung dengan MarketCast, Fenton menjabat sebagai Chief Client Officer wilayah Amerika Utara di Kantar, kemudian di Ipsos sebagai Chief Client Officer dan Chief Marketing Officer wilayah Amerika. Sebelumnya, beliau menjabat berbagai posisi kepemimpinan global dan regional di Amerika Utara, Eropa, dan Amerika Latin selama 25 tahun di Nielsen, setelah memulai kariernya di Procter & Gamble.
“Dewan Direksi berupaya mencari pemimpin yang memadukan pengetahuan mendalam tentang industri wawasan konsumen dan para kliennya dengan pengalaman langsung dalam mentransformasi bisnis riset melalui teknologi dan AI. Amy adalah sosok pemimpin tersebut,” kata Bruce Haymes, Chairman Toluna. “Beliau bergabung dengan perusahaan yang memiliki platform yang kuat, tim berbakat, dan strategi yang jelas. Dewan Direksi percaya pada kemampuannya sepenuhnya untuk memimpin Toluna memasuki tahap pertumbuhan berikutnya.”