NADIKABAR.COM — Berita soal Veda Ega Pratama yang kena hukuman di Moto3 Qatar 2026 menjadi yang terpopuler di kanal olahraga NadiKabar.com dalam 24 jam terakhir.
Selain kiprah Veda dalam ajang balap Grand Prix yang akhir pekan ini berlangsung di Qatar, berita lain yang juga banyak dibaca adalah dari arena lapangan hijau.
Klub Australia yang meminta bantuan Bobotoh dan rencana Timnas Indonesia yang hanya akan melakukan pemusatan latihan saat FIFA Matchday terdekat.
Berikut tiga berita terpopuler di kanal olahraga NadiKabar.com dalam 24 jam terakhir.
1. Veda Kena Penalti Turun 6 Posisi di Balapan Moto3 Qatar 2026
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama resmi mendapatkan penalti enam posisi di sesi balapan Moto3 Qatar 2026 pada Minggu (8/11) mendatang.
Hal itu disampaikan MotoGP melalui situs resmi, Jumat (6/11). Artinya, Veda Ega terpaksa mundur enam posisi pada sesi balapan Minggu (8/11) menyesuaikan hasil kualifikasi yang berlangsung pada Sabtu (7/11).
"Veda [Ega] Pratama menerima penalti enam posisi untuk balapan hari Minggu karena tak menghormati sinyal bendera kuning berkibar," tulis situs MotoGP.
2. Klub Australia Minta Bantuan Bobotoh Lawan Mathew Baker dkk
Klub Australia Western Sydney Wanderers FC meminta bantuan kepada suporter Persib Bandung, Bobotoh guna memberikan dukungan saat melawan Melbourne City di Stadion AAMI Park, Sabtu (7/11).
Western Sydney Wanderers bentrok dengan Melbourne City dalam lanjutan pertandingan Liga Australia atau A-League. Melbourne City sendiri merupakan klub yang dihuni pemain Timnas Indonesia, Mathew Baker.
Baru-baru ini Bobotoh menyita perhatian sepak bola Asia dan juga Australia. Saat mendukung Persib melawan Melbourne Victory dalam AFC Champions League Two (ACL 2), Bobotoh mendominasi tribune penonton di AAMI Park.
3. Timnas Indonesia Pilih TC di FIFA Matchday November, Baker Bersaudara Bakal Bentrok
Kakak beradik Mitchell Baker dan Joshua Baker batal bentrok setelah Timnas Indonesia memilih menggelar pemusatan latihan atau TC dan urung uji coba dengan Hong Kong.
Skenario melawan Hong Kong mulanya dirancang Indonesia di tengah upaya mencari alternatif lawan setelah laga uji coba kontra Yordania batal terjadi. Ketua BTN PSSI, Sumardji menyebut Hong Kong jadi salah satu tim yang ingin diundang Indonesia untuk berlaga di FIFA Matchday November 2026.
"Sampai dengan sekarang ini, semalam kami koordinasi kembali dengan Hong Kong tapi belum mendapatkan jawaban secara resmi," kata Sumardji dikutip Antara, Jumat (6/11).