"Secara umum (kondisi pasien yang masih menjalani perawatan) stabil," tuturnya.

Meski jumlah korban mencapai 664 orang, Pemkab Sidoarjo belum menetapkan kejadian tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Dinkes Sidoarjo mengaktifkan Tim Krisis Kesehatan untuk memperkuat penanganan korban. Penanganan dilakukan di lokasi kejadian maupun di sejumlah rumah sakit.

"Kita aktifkan krisis kesehatan. Kemudian kita bagi dua, karena di sini perlu ada penanganan di lapangan, kita buka lapangan dengan korlapnya dari puskesmas. Kemudian untuk yang di rumah sakit-rumah sakit kita siagakan dengan tenaga kesehatan yang cukup," bebernya.