Berbagai kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peran Posyandu tidak terbatas pada pelayanan kesehatan. Posyandu juga dapat mendukung kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum.
Peran Posyandu dalam mendukung masyarakat juga berkaitan dengan penanganan kondisi pascabencana. Safriati menegaskan bahwa penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak merupakan bagian dari kepedulian dan kehadiran pemerintah selama proses pemulihan.
"Oleh karena itu, melalui kegiatan penyaluran bantuan pemerintah melalui TP PKK dan TP Posyandu pada hari ini bukan sekadar bentuk pemberian bantuan, tetapi juga merupakan wujud kepedulian, kebersamaan, dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa pemulihan pascabencana," ujarnya.
"Dengan dukungan seluruh pihak dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," tuturnya.
Sejalan dengan upaya pemulihan tersebut, Safriati mengajak pengurus dan kader PKK serta Posyandu untuk terus melakukan pendampingan dan edukasi kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan pelayanan Posyandu, terutama bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian selama masa pemulihan.
"Mari kita bangun kembali kehidupan masyarakat dengan semangat gotong royong, saling peduli, dan saling menguatkan, agar daerah terdampak dapat pulih dan bangkit dengan lebih baik," pungkasnya.