NADIKABAR.COM — Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) Pusat bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) memperkuat peran Posyandu Damer, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini dalam mendukung pemenuhan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu.

Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung pemenuhan layanan dasar masyarakat, terutama kelompok rentan yang terdampak bencana.

Adapun enam bidang SPM yang dimaksud tidak hanya menyangkut kesehatan, tetapi juga pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

Dalam pelaksanaannya, Posyandu berperan sebagai wadah partisipasi masyarakat untuk mendukung pemenuhan layanan dasar tersebut di tingkat desa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Umum TP Posyandu Pusat sekaligus Ketua Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat Safriati Safrizal mengatakan, peran PKK melalui 10 Program Pokok PKK dan Posyandu dalam mendukung enam layanan dasar berdasarkan SPM sangat penting sebagai penggerak perubahan di tingkat keluarga dan komunitas, terutama bagi kelompok rentan pascabencana.

"Saya mengajak pengurus/kader PKK dan pengurus/kader Posyandu Desa Satar Padut untuk terus aktif melakukan pendampingan, edukasi kesehatan, serta memastikan pelayanan Posyandu tetap berjalan, terutama bagi kelompok rentan," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Ia melanjutkan, pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan perbaikan fisik lingkungan, tetapi juga pemulihan ketahanan keluarga dan pemberian layanan dasar kepada masyarakat.

Karena itu, keberadaan kader di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan bagi keluarga terdampak selama masa pemulihan.

"Saya percaya dan yakin, dengan dukungan seluruh pihak, Desa Satar Padut, Kabupaten Manggarai Timur khususnya dan Provinsi NTT secara umum dapat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," ucapnya.

Safriati menegaskan dukungan bagi masyarakat terdampak bencana perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Salah satunya melalui penyaluran bantuan untuk mendukung pelayanan Posyandu dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan.

"Insyaallah, doa kami selalu menyertai langkah Bapak dan Ibu semua dalam melalui bencana ini," tandasnya.

Dalam kunjungan yang dilakukan, Kamis (8/10) kemarin , TP Posyandu dan TP PKK Pusat turut menyalurkan bantuan berupa satu paket alat antropometri yang terdiri atas timbangan bayi, stadiometer, length board, dan alat ukur tinggi badan; satu paket bahan medis habis terpakai yang terdiri atas kasa steril.

kasa perban, plester rol, kantong P3K, povidone iodine 10 persen, dan plester luka; enam alat pengukur tekanan darah; 30 kursi pelayanan; 50 paket makanan ringan anak; 50 paket sembako; lima dus air mineral; satu dus Promina Snack Rice rasa stroberi; lima dus susu Indomilk cokelat; 10 dus susu Ultramilk Tango; dan dua dus susu UHT cokelat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi NTT Mindriyati Astiningsih, Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur Theresia Wisang, pengurus dan kader TP Posyandu serta TP PKK Provinsi NTT dan Kabupaten Manggarai Timur, pengurus dan kader TP Posyandu serta TP PKK Desa Compang Cibal, serta perwakilan dari enam Posyandu di Kabupaten Manggarai Timur.