Pemantauan kualitas udara terus dilakukan di wilayah terdampak untuk menentukan langkah perlindungan bagi masyarakat. Agustina meminta warga tetap tenang dan mengikuti perkembangan kondisi udara melalui informasi resmi.

"Kami meminta masyarakat tetap tenang, tetapi jangan mengabaikan paparan asap. Pemerintah daerah sedang menangani sumbernya sekaligus memantau dampaknya. Informasi mengenai kondisi udara akan terus kita perbarui berdasarkan hasil pemantauan di lapangan," ujarnya.

Terkait pemicu kebakaran TPA Jatibarang, Agustina mengimbau publik untuk menunggu hasil pemeriksaan resmi yang masih terus berjalan. Faktor keberadaan gas metana di area timbunan sampah turut menjadi perhatian khusus lantaran membuat penanganan dan pendinginan titik api lebih kompleks.

"Untuk penyebabnya jangan berspekulasi. Kita tunggu hasil pemeriksaan dan informasi teknis dari pihak yang berwenang. Yang paling penting sekarang adalah memastikan api benar-benar padam dan masyarakat tetap terlindungi," pungkas Agustina.

Agustina mengatakan, setelah api berhasil dikendalikan, pendinginan dan evaluasi kondisi TPA Jatibarang akan dilanjutkan sebagai dasar menentukan langkah pencegahan berikutnya. Ia juga mengingatkan warga agar mengikuti informasi dari kanal resmi pemerintah dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.