Sepanjang 2026, TPS menambah empat unit Quay Container Crane (QCC) dan 14 unit Electric Rubber Tyred Gantry (E-RTG) untuk mempercepat kegiatan bongkar muat sekaligus meningkatkan keandalan pelayanan kapal dan peti kemas.
Penguatan peralatan ini juga diarahkan untuk mendukung kelancaran arus barang melalui Pelabuhan Tanjung Perak yang menjadi salah satu gerbang utama perdagangan internasional di kawasan Indonesia Timur.
Dari total arus peti kemas Pelindo Terminal Petikemas, pergerakan internasional tercatat mencapai 3,54 juta TEUs atau meningkat 10,34 persen, sedangkan arus domestik mencapai 6,77 juta TEUs selama sembilan bulan pertama 2026.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Timur Sebastian Wibisono menilai peningkatan arus peti kemas tersebut mencerminkan berkembangnya aktivitas perdagangan dan kebutuhan pengiriman barang, khususnya di Jawa Timur.