Damhuri mengatakan, uang receh tersebut berasal dari sedekah jemaah dan masyarakat. Tradisi tebar koin digelar setahun sekali dan menjadi salah satu rangkaian peringatan Maulid Nabi yang terus dipertahankan warga.

"Ini tradisi setahun sekali. Ini yang paling ditunggu-tunggu," ujarnya.

Menurut Damhuri, tradisi tersebut bukan sekadar soal uang yang berhasil dikumpulkan warga. Ada nilai kebersamaan dan keberkahan yang ingin terus dijaga masyarakat.