Benturan yang keras ternyata membuat roda cadangan truk terpental hingga menimpa mobil lain yang masih satu rombongan pengantar jenazah.
"Karena benturan keras tim redaksi truk dengan ambulans, ban cadangan truk terpental dan menimpa bagian depan samping kanan mobil pengiring jenazah," ujarnya.
Kecelakaan itu pun menewaskan tiga orang penumpang ambulans. Dua di antaranya pasutri Mulyana dan Giyanti. Sedangkan satu orang lagi merupakan asisten sopir ambulans bernama Tekat Suyanto warga Ciledug, Kota Tangerang.
"Dalam kecelakaan tersebut, tiga orang penumpang meninggal dunia dan dua di antaranya sepasang suami istri. Sedangkan yang satu korban itu merupakan asisten sopir ambulans," paparnya.
Saat diminta konfirmasi kemarin, Rabu (19/8), Eka menegaskan kecelakaan itu masih diusut polisi. Sopir ambulans, Suharto, diperiksa intensif di kantor Satlantas Polres Batang.
"Masih kami periksa sopir ambulansnya. Ini kami yang tangani kasus kecelakaannya dan beri kami waktu. Belum ada peningkatan status tersangka, masih terduga,"
Pasutri yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu sedang dalam perjalanan mengantar jenazah anaknya, Vicky Tio Prasetyo. Rombongan keluarga ini berniat mengantar jenazah anak dari kedua korban untuk dimakamkan di kabupaten Jepara.