"Saat menyalip truk, sopir hilang konsentrasi dan menabrak bodi belakang samping kanan truk. Ambulans ringsek di bagian bodi kiri, lalu ambulans oleng ke kanan dan menabrak bodi samping kiri Toyota Innova," ungkap Eka, Rabu (19/8/2026).

"Karena benturan keras tim redaksi truk dengan ambulans, ban cadangan truk terpental dan menimpa bagian depan samping kanan mobil pengiring jenazah," imbuhnya. Polisi masih menyelidiki kasus kecelakaan maut tersebut. Polisi juga telah memeriksa sopir ambulans.

"Masih kami periksa sopir ambulansnya. Ini kami yang tangani kasus kecelakaannya dan beri kami waktu. Belum ada peningkatan status tersangka, masih terduga," ujar Eka saat itu.

Menurut keluarga korban, pasutri yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu sedang dalam perjalanan mengantar jenazah anaknya, Vicky Tio Prasetyo. Rombongan keluarga ini berniat mengantar jenazah anak dari kedua korban untuk dimakamkan di Jepara.

"Kami ini niatnya mau antar jenazah anak korban yang namanya Vicky Tio Prasetyo ke Jepara untuk dimakamkan. Tragisnya malah orang tuanya Vicky meninggal dalam peristiwa tragis," kata keluarga korban, Sutomo kepada NadiKabar saat mengambil jenazah korban di RSI Muhammadiyah Weleri, Rabu (19/8/2026).