NADIKABAR.COM — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengungkap alasan memprioritaskan penataan separator atau pembatas jalur (Mobile Concrete Barrier/MCB) di Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit), yaitu karena sebelumnya terjadi sejumlah insiden di lokasi tersebut.

"Prioritas di Koridor 9, mengingat ada beberapa insiden yang terjadi di Koridor 9, seperti truk atau kendaraan roda empat menabrak MCB," kataKepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta Ayu Wardhani saat dihubungi di Jakarta, Selasa.Salah satu insiden di Koridor 9 itu terjadi pada Rabu (21/10), yakni truk menabrak MCB di sekitar Halte Kemanggisan. Kejadian itu menyebabkan sejumlah rute bus, di antaranya 1W, 3F, 9A, 10H, S61, dan T31 terlambat datang.Untuk itu, Transjakarta bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah merampungkan penataan MCB serta pengecatan ulang pembatas jalur di sepanjang Koridor 9 sebagai upaya mengembalikan fungsi steril jalur bus (busway).