Untuk pilihan material, tas berbulu sintetis yang sering muncul saat musim dingin mulai digantikan dengan tas bertekstur seperti kulit buaya atau croc-embossed. Tekstur tersebut memberikan tampilan yang lebih rapi tanpa membuat aksesori terlihat terlalu mencolok.
Sementara itu, tas jinjing berukuran besar yang sering digunakan hingga penuh mulai digantikan tas bahu dengan bentuk memanjang. Model tersebut dapat digunakan untuk membawa kebutuhan sehari-hari tanpa membuat tampilan terlihat terlalu penuh.
Dari sisi warna, pilihan tas juga mulai bergeser dari hitam polos ke warna yang lebih dalam, seperti merah tua, cokelat tua, dan hijau zaitun. Stylist Sharon Warten mengatakan warna-warna tersebut dapat digunakan seperti warna netral karena tetap mudah dipadukan dengan berbagai pakaian.
Selain warna dan bentuk, desain tas yang lebih sederhana juga diperkirakan semakin diminati. Tas dengan banyak logo dan aksesori besar mulai ditinggalkan untuk model dengan detail yang lebih minimal.