NADIKABAR.COM — Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cianjur menyoroti trotoar di Jalan KH Abdullah bin Nuh, tepatnya di depan Gedung DPRD Cianjur. Pasalnya, kondisi trotoar dinilai mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama penyandang disabilitas netra.

Pantauan NadiKabar, kondisi trotoar di depan gedung wakil rakyat Cianjur itu memang bisa membahayakan.

Trotoar tersebut terpotong saat melalui sungai yang menjadi pembatas tim redaksi Gedung DPRD dengan Kantor DPC PDI Perjuangan Cianjur.

Bahkan guiding block atau ubin khusus bertekstur yang menjadi penunjuk arah untuk penyandang disabilitas netra dibuat terus lurus mengarah ke sungai yang dalamnya hampir 3 meter.

Pengurus PPDI Cianjur Asep Hermawan mengatakan kondisi trotoar sangat membahayakan bagi pejalan kaki, terutama penyandang disabilitas netra di Cianjur.