"Kronologi kejadian semula truk melaju dari arah Parakan menuju Kertek dengan membawa muatan cairan asam sulfat dikemas dengan menggunakan jeriken dengan berat kurang lebih 3 ton," sambung Nanang.

Truk diduga mengalami rem blong saat melaju di jalur turunan. Truk melaju tak terkendali hingga sopir terpaksa membelokkan truknya ke jalur penyelamat.

"Menjelang lokasi kejadian melewati jalan beraspal menurun, lurus diduga sistem pengereman tidak berfungsi. Sehingga truk melaju tidak terkendali dan pengemudi berinisiatif memasukkan ke jalur penyelamat dan terhenti," ujarnya.

Akibat kecelakaan tunggal, katanya, pengemudi truk mengalami luka dan dirawat di PKU Muhammadiyah.