"Setiba di TKP (tempat kejadian perkara), kendaraan berjalan di lajur 1, di depannya ada kendaraan mengurangi kecepatan," jelasnya.

Pengemudi truk kurang mengantisipasi jarak aman. Kemudian, membanting setir ke arah kiri dan ke kanan sehingga menabrak tembok pembatas jalan.

"Posisi akhir kendaraan di antara lajur 3 dan 4 menghadap ke timur," bebernya.