"Saya kan dari arah Tanjung mau ke arah Magelang, terus sampai di pertigaan (Glagah) sudah melihat truk (dari arah Magelang) berjalan di jalur kanan terus," kata Muhtadin, pengemudi mobil Honda Civic kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (27/8/2026). "Terus saya berhenti, saya dim-dim, klakson-klakson kok nggak respons (truk). Saya kira nekat ngeblong, ternyata rem blong beneran. Saya tadi mau banting ke kiri nggak jadi, ya banting kanan kena arus (lawan arah). Truknya langsung ke kanan. Alhamdulillah saya kena pojok (depan samping kiri)," sambungnya.

Setelah menabrak Honda Civic, truk itu terus melaju menabrak mobil Honda Brio dan satu sepeda motor. Truk itu baru berhenti setelah menabrak kanopi Apotik Glagah. Kejadian ini sempat memacetkan arus lalu lintas. Petugas Satlantas Polresta Magelang melakukan pengaturan arus lalu lintas saat situasi ramai di jam pulang kerja. Dihubungi wartawan, PS Kasi Humas Polresta Magelang Ipda Ady Lilik Purbianto membenarkan ada kejadian tersebut. "Semula truk melaju dari arah Magelang menuju Purworejo sesampai tempat kejadian diduga mengalami rem blong sehingga hilang kendali. Truk berbelok ke kanan menabrak mobil Honda Civic yang berjalan dari arah berlawanan," kata Ady. "Truk tetap melaju menabrak sepeda motor Honda Revo dan mobil Honda Brio. Kemudian, (baru) berhenti menabrak bangunan ruko yang berada di sebelah kanan (kanopi apotek)," ujarnya.

Akibat kejadian ini, pengendara motor Honda Revo mengalami luka pada kaki kiri dan dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang. "Terus pembonceng laki-laki DNA (15), mengalami luka sobek pada jari kaki sebelah kiri dan dirawat di RSUD Tidar Kota Magelang," ujarnya. Selain itu, kanopi Apotek Glagah juga mengalami kerusakan. Untuk barang bukti truk maupun dua mobil dan sepeda motor diamankan menuju Unit Gakkum Satlantas Polresta Magelang di Jagoan.