Bloomberg sebelumnya melaporkan Seoul akan menginvestasikan 54 miliar dolar AS (sekitar Rp965 triliun) dalam proyek Alaska tersebut sebagai bagian dari investasi dan komitmen yang lebih luas senilai 350 miliar dolar AS (6,26 kuadriliun) untuk berinvestasi di Amerika Serikat pada 2025.

Menteri Perdagangan, Industri dan Sumber Daya Korea Selatan Kim Jung-kwan, Kamis (1/10) membantah adanya kesepakatan resmi mengenai LNG Alaska. Ia mengatakan kedua pihak hanya menyepakati tiga poin dalam lembar fakta.