NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa perang melawan Iran akan berakhir "dalam waktu dekat". Trump memprediksi harga minyak akan anjlok begitu konflik tersebut berakhir.
"Perang Iran akan berakhir dalam waktu dekat... Segera, karena mereka memang menginginkannya berakhir," kata Trump saat berbicara kepada wartawan di negara bagian Montana, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (15/10/2026).
"Mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir, dan harga minyak akan anjlok drastis," ucapnya.
Saat berpidato dalam kampanye menjelang pemilu sela AS untuk Partai Republik di Montana pada Rabu (14/10) waktu setempat, Trump mengungkapkan ketidakpastian mengenai pejabat Iran yang mana yang sebenarnya sedang diajak bernegosiasi oleh AS, dalam upaya mengakhiri konflik.
"Mereka tidak punya Angkatan Laut. Mereka tidak punya Angkatan Udara. Angkatan Darat mereka telah hancur lebur. Para pemimpin mereka sudah tidak ada," ujarnya.
"Seharusnya saya membiarkan para pemimpin mereka tetap ada, karena saya tidak tahu dengan siapa sebenarnya kita bernegosiasi," kata Trump.
Dalam pernyataannya, Trump kembali mengklaim bahwa militer AS telah melemahkan kemampuan militer Iran secara signifikan. "Iran dulunya adalah bully di Timur Tengah," ucap Trump, sembari menyebut negara itu tidak lagi sekuat sebelumnya.
Menurut Trump, serangan-serangan militer AS telah menghancurkan armada Angkatan Laut Iran dan membuat pesawat-pesawat militer Teheran tidak dapat digunakan.
"Anda tahu, mereka tadinya kuat. Sekarang mereka tidak lagi sekuat itu ... Saya katakan, 'kita telah melumpuhkan mereka', padahal mereka memiliki persis 159 kapal (militer). Berapa banyak kapal yang kini karam di dasar laut? Anda tahu, 159 kapal," sebutnya.
"Mereka juga memiliki 274 pesawat tempur yang cukup bagus, meski tidak sebagus jet tempur kita. Berapa banyak pesawat tempur yang bisa digunakan saat ini? Nol! Anda tahu di mana pesawat-pesawat itu berada? Semuanya berserakan di sepanjang landasan Iran yang indah. Semuanya hancur berkeping-keping di atas landasan tersebut," ucap Trump.
Trump Sempat Isyaratkan Serang Iran Sebelum Pemilu Sela AS
Pernyataan terbaru soal akhir perang Iran itu disampaikan Trump setelah sebelumnya mengisyaratkan aksi militer terbaru terhadap Iran. Trump, bersama Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, dirumorkan membahas serangan besar-besaran terhadap Iran sebelum pemilu sela AS pada 3 November mendatang. "Tunggu saja sampai kalian melihat apa yang akan kita lakukan terhadap Iran. Kita akan melakukan sesuatu yang besar," kata Trump saat berbicara kepada pendukungnya dalam kampanye menjelang pemilu sela untuk Partai Republik di Alaska, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (14/10). "Kita sudah muak. Kalian tahu, kita sudah muak," ucapnya.