Pejabat tersebut menyatakan Trump telah menepis kemungkinan serangan sebelum pemilu sela AS bulan depan.

Angkatan bersenjata kedua negara tetap dalam status siaga dan sedang menyelesaikan persiapan jika Trump mengubah kebijakannya, kata para sumber.

Seorang pejabat lain AS menggambarkan sikap Trump sebagai sikap yang tidak tegas, dengan mengatakan Trump meminta Netanyahu untuk bersiap tanpa memberikan komitmen apa pun.

Menurut laporan tersebut, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan pimpinan Komando Pusat AS (CENTCOM) memberikan dukungan paling kuat untuk dilakukan serangan baru ke Iran.