Sebelumnya pada Jumat (23/10), Trump mengatakan bahwa AS dapat mengakhiri perang dengan cepat. Namun dia mempertanyakan apakah Washington sebaiknya mengupayakan penyelesaian cepat atau membiarkan konflik mereda secara bertahap.
Beberapa waktu terakhir, Trump kerap mengubah tujuan dan jadwal untuk perang melawan Iran. Dia sempat mengatakan pada awal bulan ini bahwa AS tidak akan melancarkan serangan terhadap Iran sebelum pemilu sela yang dijadwalkan pada 3 November, yang akan menentukan partai mana yang menguasai Kongres AS.
Perang Iran menjadi salah satu topik hangat dalam pemilu sela, dengan banyak warga AS merasa frustrasi dengan terus berlanjutnya perang melawan Iran. Lonjakan harga bahan bakar dan kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya semakin mempersulit kehidupan warga AS, yang membuat angka kepuasan publik terhadap Trump terus menurun.
Di sisi lain, upaya diplomatik untuk mengakhiri perang, yang dimediasi oleh Qatar dan Pakistan, menghadapi kebuntuan beberapa waktu terakhir, dengan kedua pihak bersikeras pada tuntutan masing-masing.