Pesawat tersebut dikawal keluar dari wilayah itu dengan aman. Angkatan Udara Pertama mengatakan insiden tersebut tidak membahayakan orang-orang di darat dan tidak menunjukkan adanya ancaman terhadap Trump maupun tempat peristirahatan kepresidenan tersebut.

Perkembangan itu terjadi ketika Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan perjalanan akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Departemen tersebut mendesak warga Amerika yang berada di luar kawasan untuk mempertimbangkan kembali secara serius rencana perjalanan ke dan melalui wilayah tersebut.

Dalam unggahan di platform media sosial X, akun Travel.Gov milik badan tersebut mengatakan warga Amerika di Timur Tengah harus meningkatkan kewaspadaan dan bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, serta gangguan lainnya.

β€œAkibat ketegangan di Timur Tengah, situasi keamanan tetap kompleks dengan potensi terjadinya eskalasi yang tidak terduga,” kata badan tersebut.