Baik Teheran maupun Pezeshkian belum memberikan tanggapan terhadap pernyataan Trump tersebut.
Trump baru-baru ini mengklaim bahwa perang AS melawan Iran akan "berakhir setelah pemilu sela" yang akan digelar pada November mendatang.
Sementara Departemen Luar Negeri AS, pada Minggu (20/9), merilis peringatan perjalanan untuk kawasan Timur Tengah, dengan alasan meningkatnya ketegangan di seluruh kawasan tersebut.
Peringatan perjalanan itu juga memperingatkan bahwa Iran dan kelompok-kelompok pendukungya dapat menargetkan kepentingan, bisnis, dan institusi AS, serta lokasi-lokasi terkait warga negara AS di seluruh dunia.