"Namun, saya dengar performanya cukup baik. Dia mungkin menang atau meraih hasil imbang. Tetapi saya dengar, dia tampil cukup baik," imbuh Trump.

Trump mengakui hasil tersebut belum final, tetapi dia mengisyaratkan bahwa Netanyahu telah melampaui ekspektasi secara signifikan.

"Masih terlalu dini. Namun, saya mendengar di Israel, maksud saya, orang-orang penting mengatakan, 'Wah, hasilnya jauh lebih baik dari dugaan'. Mungkin hasilnya imbang, atau bahkan menang. Kita lihat saja nanti apa yang terjadi," tandasnya.

Klaim serupa disampaikan Trump via postingan Truth Social, yang mengklaim dukungan Presiden AS itu mampu membalikkan peruntungan elektoral Netanyahu.

"Ketika Presiden Trump mendukung Bibi Netanyahu, arah situasi pun berubah total, dan sekarang, alih-alih mengalami kekalahan telak, sang Perdana Menteri yang hebat itu justru tampak berhasil bangkit hingga mencapai posisi imbang, atau bahkan meraih KEMENANGAN bagi Netanyahu," tulis Trump dalam postingannya.

"Semua ini terjadi SETELAH adanya dukungan dari Presiden Trump, yang hanya menginginkan yang terbaik bagi Timur Tengah, Israel, dan Amerika Serikat!" imbuh postingan tersebut.

Postingan itu diunggah Trump dalam bentuk kutipan dari "Irving C. Schwartz", sehingga tidak jelas apakah Presiden AS itu mengutip seorang analis yang dia dengar di saluran berita televisi, atau dia berbicara soal dirinya menggunakan sudur pandang orang ketiga.