Trump juga mendorong agar istilah kecerdasan buatan diganti dengan kecerdasan super (super intelligence).

Beberapa pemimpin industri AI dari AS baru-baru ini menyerukan perlambatan terkoordinasi dalam pengembangan teknologi AI, menyoroti prospek teknologi itu meningkatkan kemampuannya secara mandiri serta kemungkinan hilangnya kendali manusia atas teknologi itu.

Sebelumnya pada Selasa yang sama, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan, "Manusia menyerahkan kekuasaan yang semakin banyak kepada mesin, dengan agen-agen AI mulai bertindak di luar kendali, dan senjata otonomos mematikan beralih dari fiksi ilmiah menjadi realitas militer".