Miller yang berusia 41 tahun, dikenal sangat loyal kepada Trump. Selama lebih dari satu dekade, Miller menjadi salah satu orang terdekat presiden dan merupakan sosok yang paling berpengaruh serta memiliki pandangan paling keras dalam urusan imigrasi.
Miller yang juga menjabat sebagai penasihat keamanan dalam negeri, punya peran penting dalam mendorong program deportasi massal selama masa jabatan kedua Trump. Program tersebut kerap diwarnai penggerebekan oleh petugas bertopeng yang disertai aksi kekerasan.
Miller mendapat kritik keras setelah dua demonstran tewas ditembak oleh petugas imigrasi di Minneapolis pada Januari lalu. Insiden tersebut memicu demonstrasi besar-besaran.
Sebelumnya, Gedung Putih dengan tegas membantah berbagai laporan yang menyebut Wiles, perempuan pertama yang menjabat sebagai Kepala Staf seorang presiden AS, akan diberhentikan.