Ia menambahkan alih komando merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD untuk menyesuaikan kebutuhan pembinaan dan pengendalian. Melalui perubahan tersebut, hubungan komando diharapkan menjadi lebih jelas sehingga koordinasi pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif.

Tri juga berharap seluruh satuan yang mengalami perubahan kendali segera menyesuaikan mekanisme koordinasi dan pelaksanaan tugas dengan komando atas yang baru.

Dengan demikian, kesinambungan pembinaan personel serta kesiapan operasional masing-masing batalyon dapat tetap terjaga.

"Melalui penataan tersebut, Kodam XVII/Cenderawasih terus memperkuat organisasi dan kesiapan satuan guna mendukung pelaksanaan tugas TNI AD secara profesional, efektif, dan responsif terhadap dinamika serta tantangan tugas di wilayah Papua," ujar Tri.