Menurut Maruli, Prabowo ingin pemerintah lebih berfokus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di perbatasan dan daerah terpencil. Sementara itu, sebagai Wakil Panglima TNI, Maruli bertugas membantu Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

"Itu yang mungkin jadi ide dari Bapak Presiden untuk lebih fokus pada masyarakat-masyarakat yang di perbatasan-perbatasan dan terpencil ini. Ini jadi badannya nanti dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan, jadi sekarang jadi pengelola perbatasan dan daerah terpencil itu nanti tugas saya. Kalau Wakil Panglima ya jelas Wakil Panglima dalam membantu Panglima," ujar Maruli.

Maruli menegaskan pengelolaan BNPPDT bukan semata-mata menjadi tugas TNI. Menurutnya, badan tersebut merupakan lembaga tersendiri yang akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan dan daerah terpencil.

"Iya, sebenarnya bukan oleh TNI. Badannya memang sudah ada, organisasinya sudah ada dengan penambahan selain mengelola perbatasan ini kenapa nggak kita tingkatkan perekonomian masyarakat daerah tersebut. Itu kan tidak selalu kami harus mempunyai biaya, itu kita bisa membantu mengkoordinasikan ke kementerian desa, kita bantu mungkin kementerian-kementerian yang bisa meningkatkan kehidupan masyarakat di daerah," ucap Maruli.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala BNPPDT, Maruli juga membuka kemungkinan melibatkan prajurit TNI yang bertugas di wilayah-wilayah tersebut. Menurut dia, keberadaan prajurit dari tiga matra TNI dapat mendukung koordinasi di lapangan.

"Ya, kan kita itu yang kita akan lihat nanti di daerah-daerah tersebut ada Yon TP, kita akan pergunakan. Ada mungkin Angkatan Udara yang kadang-kadang mereka juga banyak di daerah-daerah pesisir kan Angkatan Laut. Mereka kalau mungkin saya di posisi Wakil Panglima ini akan juga membantu untuk berkoordinasi gitu," imbuhnya.

Sementara Tandyo mengatakan sebagai KSAD, dirinya mendapat tugas mempercepat program pemerintah. Mulai dari Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, hingga ketahanan pangan.