Kutipan kitab Yajurveda di atas memuat ajaran universal tentang kasih sayang dan keharmonisan hidup. Kutipan tersebut juga sangat erat kaitannya dengan perayaan hari suci Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Bali
Saat Tumpek Uye, pemujaan dilakukan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sang Hyang Siwa Pasupati dan Sang Hyang Rare Angon yang menjaga binatang. Biasanya, binatang-binatang tersebut akan dimandikan terlebih dahulu, diberikan sesajen, dan kemudian didoakan.
Upacara saat Tumpek Uye dilakukan sebagai wujud penghormatan manusia terhadap binatang yang telah memberi berbagai manfaat bagi manusia. Beberapa jenis binatang bahkan digunakan untuk sarana upacara. Bahkan, binatang peliharaan seperti ternak juga mendatangkan manfaat ekonomi bagi pemiliknya.