NADIKABAR.COM — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Richie Duta Richardo dan pasangan ganda putra Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino sukses mempersembahkan gelar juara bagi Indonesia pada ajang Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Minggu.

Richie memastikan gelar juara setelah menaklukkan wakil China, Dong Tian Yao, melalui pertandingan tiga gim dengan skor 17-21, 21-12, 21-16 yang berlangsung di GOR Djarum Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (25/10).

Sementara itu, Rian/Daniel mengunci titel juara ganda putra seusai mengalahkan pasangan Korea Selatan, Jin Yong/Jo Song Hyun, dalam dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-12.

Richie, seusai pertandingan di Kudus, Minggu, mengungkapkan gelar tersebut menjadi pencapaian istimewa karena merupakan gelar juara pertamanya di level BWF World Tour Super 100.

"Pastinya saya senang bisa menyelesaikan turnamen Super 100 di Kudus ini dengan baik, tanpa cedera atau hal-hal yang tidak diinginkan. Saya juga senang bisa menjuarai Super 100 di Kudus, kota yang sudah saya kenal sejak masih junior dan menjadi tempat saya berproses sebelum masuk Pelatnas dari klub Djarum," ujar Richie seusai pertandingan.

Ia mengungkapkan, kekalahan pada gim pertama terjadi karena dirinya belum sepenuhnya memahami pola permainan lawan. Strategi yang diterapkan justru memberikan kesempatan kepada Dong untuk mengembangkan permainan cepat dan bertenaga.

Memasuki gim kedua dan ketiga, Richie berusaha memperbaiki pola permainan setelah mendapat arahan dari pelatih Ikhsan. Dirinya diminta mengurangi bola-bola mudah, meningkatkan tekanan, serta lebih sering memainkan bola menurun agar lawan kesulitan mengeluarkan kelebihannya.

"Pastinya saya terharu karena sebelumnya sudah beberapa kali mengikuti turnamen Super 100, tetapi belum pernah menjadi juara. Ini gelar pertama saya di level Super 100," ujarnya.

Sementara itu, gelar juara ganda putra menjadi pencapaian penting bagi Rian yang sudah cukup lama tidak merasakan kemenangan di sebuah turnamen.

Ia mengaku tidak menyangka bisa menjadi juara setelah sebelumnya tersingkir pada babak pertama Polytron Surabaya Indonesia Challenge.

Rian mengatakan dirinya bersama Daniel melakukan evaluasi setelah hasil kurang memuaskan di turnamen sebelumnya. Keduanya berupaya meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kesalahan sendiri saat bertanding.

"Pastinya bersyukur, saya sudah lama juga tidak merasakan juara. Sangat senang bisa juara bersama Daniel, bisa bawa junior juara," kata Rian.

Menurut dia, pada pertandingan-pertandingan sebelumnya, mereka masih kerap ragu-ragu sehingga beberapa pukulan berakhir menyangkut di net atau keluar lapangan. Dalam turnamen di Kudus, keduanya berusaha bermain lebih lepas dan menikmati pertandingan.

"Secara chemistry sudah cukup baik, tetapi perlu ditingkatkan lagi karena tidak mudah juga. Kemarin hampir kalah juga, jadi perlu ada evaluasi," ujarnya.

Daniel Edgar Marvino turut mengungkapkan rasa syukur atas kemenangan tersebut. Diharapkan gelar di Kudus menjadi awal untuk meraih lebih banyak prestasi bersama Rian.

"Alhamdulillah berjalan lancar tanpa cedera serta diberikan kemenangan. Dengan gelar juara ini pastinya sangat senang. Semoga ke depannya bisa lebih banyak gelar lagi dan kami bisa lebih percaya diri," ujar Daniel.

Secara keseluruhan, Indonesia berhasil meraih gelar pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 100 pada tiga dari lima kategori yang dipertandingkan dalam Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, yakni tunggal putra, ganda putra, dan ganda putri yang dipersembahkan pasangan Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.

Sementara itu, dua gelar lainnya menjadi milik wakil China. Pada kategori tunggal putri, Xu Wen Jing keluar sebagai juara setelah mengalahkan wakil Hong Kong, Lo Sin Yan Happy. Adapun gelar ganda campuran diraih pasangan Li Hong Yi/Huang Ke Xin seusai menaklukkan pasangan Singapura-Indonesia, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja.