"Semoga wisatawan yang datang ke Pantai Tulamben selalu ramai, karena ini merupakan pekerja kami satu-satunya," kata Jesani penuh harap.
Kepala Desa (Kades) Tulamben, I Nyoman Pica, juga berharap kunjungan turis ke Pantai Tulamben kian ramai, terutama saat high season. Musababnya, banyak pihak yang diuntungkan dari kedatangan para turis, mulai dari pemandu diving, sopir, porter hingga pedagang di sekitar Pantai Tulamben.
Namun, menurut Pica, turis-turis baru ramai didatangi turis saat pertengahan tahun. Kedatangan turis biasanya kembali sepi saat memasuki musim hujan.
"Saat ini memang ramai karena high season dan cuaca bersahabat. Jadi wisatawan nyaman melakukan aktivitas diving," kata Pica.
Selain cuaca, kondisi laut Tulamben juga mempengaruhi jumlah kedatangan wisatawan untuk diving. Sekitar dua minggu lalu misalnya, wisatawan yang datang sedikit karena air laut keruh dan ombak sangat besar.
"Kunjungan wisatawan tergantung kondisi di lapangan, jadi tidak selalu ramai tiap hari meski sedang masa high season," ujar Pica.