NADIKABAR.COM — Turkiye disebut akan segera mengintensifkan upaya diplomatik untuk membantu menyelesaikan konflik Ukraina dan memastikan keselamatan pelayaran di Laut Hitam, kata seorang sumber di internal pemerintahan Turkiye.

"Turkiye akan segera meningkatkan diplomasi terkait Ukraina dan keselamatan pelayaran di Laut Hitam. Ankara akan melanjutkan kontak dengan pihak-pihak yang terlibat untuk memulihkan keamanan lalu lintas maritim, melindungi pelayaran komersial, dan mencegah konflik meluas lebih jauh," kata sumber tersebut kepada RIA Novosti yang dipublikasi Senin.

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan pembahasan mengenai keamanan Laut Hitam sedang berlangsung.

Menurut sumber itu, Turkiye menilai Laut Hitam tidak seharusnya menjadi zona pertempuran dan keselamatan kapal-kapal niaga, serta kelancaran lalu lintas di sepanjang jalur pelayaran harus dijamin.

"Turkiye akan melanjutkan langkah-langkah diplomatik untuk melanjutkan kembali proses negosiasi dan menciptakan kondisi bagi rezim keamanan yang berkelanjutan di Laut Hitam," tambah sumber itu.

Dia mengatakan Ankara menilai keselamatan pelayaran sebagai salah satu elemen penting untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Dia juga menekankan Turkiye bermaksud mempertahankan kontak dengan pihak Rusia maupun Ukraina untuk mengupayakan pengembangan mekanisme yang dapat diterima kedua pihak.

Menurut sumber tersebut, Turkiye akan terus menggunakan jalur diplomatik untuk membawa kedua pihak kembali ke meja perundingan dan mengurangi risiko konflik meluas ke luar perbatasan Ukraina.

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengonfirmasi bahwa Turkiye memang telah menyampaikan sejumlah proposal terkait keamanan di Laut Hitam.

Akhir-akhir ini, serangan yang dilakukan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap infrastruktur sipil maritim dan kapal-kapal niaga semakin sering terjadi.

Pada Juli, pesawat nirawak Ukraina menyerang kapal kargo curah berbendera Turkiye, MV Reyhan Sari, di Laut Hitam hingga menewaskan satu awak dan melukai tiga lainnya.

Selain itu, kapal kargo curah berbendera Turkiye, MV Gulluk, juga diserang pesawat nirawak Ukraina di lepas pantai dekat Pelabuhan Novorossiysk.

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan