Pada akhirnya mereka memutuskan untuk memberi kesempatan kepada Carrick untuk membalikkan situasi. Namun itu bukan bentuk dukungan kepada eks gelandang MU tersebut, melainkan karena belum ada kesepakatan bulat terkait siapa kandidat yang akan ditunjuk.
Selain itu, jika mengganti Carrick sekarang, pelatih baru tak akan punya waktu banyak untuk beradaptasi. Akan lebih baik jika sang suksesor tiba di periode jeda internasional bulan depan.
Tak hanya itu, uang juga menjadi faktor yang dipertimbangkan oleh direksi MU. The Athletic menulis bahwa biaya memberhentikan Carrick dan merekrut penggantinya menjadi pertimbangan utama untuk tetap mempertahankan kondisi yang ada saat ini.
Ambil contoh kasus Eddie Howe, eks manajer Newcastle United yang disebut sebagai salah satu kandidat pengganti Carrick. Jika MU hendak merekrutnya, mereka harus membayar jutaan pound kepada Newcastle sebagai biaya kompensasi, sesuai kesepakatan saat Howe cabut dari The Magpies.