NADIKABAR.COM — Di tengah kesibukannya menjalani berbagai turnamen bulutangkis, Moh. Zaki Ubaidillah ternyata sedang membangun legacy di luar lapangan. Pebulutangkis tunggal putra Indonesia itu tengah membangun GOR bulutangkis di tanah kelahirannya, Sampang, Madura.
GOR tersebut diberi nama Ubed Badminton. Saat ini pembangunan gelanggang olahraga itu sudah hampir rampung dan tinggal menunggu pemasangan karpet lapangan.
"Sudah jadi (GOR) sekarang tinggal menunggu (pasang) karpetnya saja," kata Ubed saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung.
Ubed mengatakan ide pembangunan GOR tersebut berawal dari kedua orang tuanya. Pebulutangkis berusia 19 tahun itu kemudian menyambut positif rencana tersebut.
"Iya. Kepikirannya sejak masuk Pelatnas, dan orang tua juga kasih tahu gitu," tuturnya.
GOR Ubed Badminton memiliki lima lapangan. Pembangunannya sudah berlangsung selama sekitar setahun dan menggunakan bonus yang diterima Ubed setelah SEA Games pada Desember 2025. Saat itu, Ubed meraih medali emas dan perak dari nomor beregu putra dan tunggal putra.
Tak hanya menyediakan lapangan, GOR tersebut nantinya juga akan dilengkapi akademi dan asrama. Untuk urusan kepelatihan, Ubed mempercayakannya kepada sang ayah dan mantan pelatihnya saat di pratama Surabaya.
Meski besar di Kudus, Ubed memilih Sampang sebagai lokasi GOR karena ingin mengangkat nama daerah asalnya."Ya mau menaikkan nama daerah di sana. Apalagi saya orang Madura asli," kata Ubed.
Ubed juga ingin GOR tersebut menjadi tempat untuk membina bibit-bibit bulutangkis dari daerahnya. Saat ini sudah ada sekitar 30 anak yang mendaftar.
"Motivasinya ya ingin meramaikan saja. Sekarang sudah ada 30 anak yang mendaftar. Mencari anak-anak kelas TK dan SD," ungkap juara dunia junior 2024 ini.
Ubed menargetkan GOR tersebut bisa diperkenalkan tahun ini setelah karpet lapangan terpasang. Ia juga baru mendapatkan tambahan dana dari bonus yang diterima dari PBSI setelah mempersembahkan medali emas untuk beregu putra di Asian Games 2026.
PBSI memberikan bonus sebesar Rp 2 miliar kepada tim beregu putra. "Kalau semua sudah jadi. Targetnya tahun ini, tinggal beli karpet," tutupnya.