Menurut Adi, sejumlah faktor meteorologis dan oseanografis dapat memengaruhi keberadaan ubur-ubur di sekitar pantai. Di antaranya angin, gelombang dan arus laut, suhu permukaan laut, curah hujan, serta kondisi pasang surut."Secara meteorologis atau cuaca, perubahan suhu muka laut dan kondisi perairan juga dapat memengaruhi perpindahan ubur-ubur merah tersebut secara bersama-sama. Dugaan saya, salah satu pengaruhnya adalah perubahan suhu di laut," ujarnya.

Adi mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait fenomena tersebut. Ia meminta warga tidak terpengaruh oleh kabar hoaks yang beredar."Masyarakat diharapkan tetap tenang dan jangan terpengaruh berita hoaks. Fenomena ini perlu dilihat berdasarkan kondisi cuaca dan perairan secara menyeluruh," pungkasnya.