NADIKABAR.COM — Uni Emirat Arab (UEA) dan Indonesia terus memperkuat kemitraan di bidang budaya, pendidikan, pengetahuan, dan kemanusiaan untuk membangun perdamaian serta mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Hal tersebut disampaikan Duta Besar UEA untuk Indonesia dan Timor Leste Abdulla Salem AlDhaher dalam seminar budaya bertajuk "Dari Abu Dhabi ke Jakarta; Kemitraan Peradaban untuk Perdamaian dan Masa Depan dalam rangkaian Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 di Jakarta, Kamis (01/10).
“Pengetahuan dan budaya dapat menjadi jembatan untuk saling memahami, mendekatkan masyarakat, sekaligus membangun perdamaian di antara bangsa-bangsa dan buku menjadi tempat bertemunya gagasan, budaya dan peradaban," ujar AlDaheri dalam siaran pers Kedutaan Besar UEA, Jumat.
Lebih lanjut, AlDhaheri menyebut pendidikan, budaya, dan pengetahuan sebagai fondasi penting dalam membangun perdamaian.
Dalam seminar tersebut, ia memperkenalkan buku “Mohamed bin Zayed dan Pendidikan” versi terjemahan bahasa Indonesia yang membahas pandangan Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan mengenai pentingnya pendidikan dalam membangun manusia dan mempersiapkan masa depan.