Layanan perdana Rumah Skrining berlangsung selama dua hari pada 27-28 Agustus 2026. Pelaksanaan tersebut menjadi tahap awal penerapan model layanan radiologi berbasis masyarakat melalui kolaborasi perguruan tinggi, industri, dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Pengembangan Rumah Skrining akan diarahkan pada penggunaan radiografi keliling yang ditempatkan di atas truk niaga ringan. Kendaraan tersebut diharapkan dapat menjangkau lingkungan yang masih sulit dijangkau.

Bayu berharap pengembangan teknologi tersebut dapat didukung dengan melibatkan pemerintah, fasilitas kesehatan, industri, perguruan tinggi, dan masyarakat. Ia juga mendorong adanya regulasi bagi pemanfaatan teknologi radiografi untuk kebutuhan pelayanan kesehatan.