Sementara itu, Direktur UID Bali Campus Shobi Lawalata mengatakan pendekatan tersebut sejalan dengan upaya menghadirkan pembangunan yang mengintegrasikan aspek manusia, teknologi, dan nilai-nilai lokal dalam praktiknya.
Kolaborasi UID dengan Tsinghua University juga diarahkan untuk menghasilkan solusi yang dapat diterapkan dalam pembangunan daerah dan pelayanan publik, bukan sekadar pengembangan teknologi.
Menurut dia, pemanfaatan teknologi itu diharapkan dapat mendukung pembangunan kota yang tidak hanya hijau, tetapi juga mampu menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakatnya.
Dalam kesempatan tersebut, Shobi juga menyinggung penerapan inovasi yang dikembangkan bersama Tsinghua dalam upaya menekan angka stunting di Sumedang, Jawa Barat.
Shobi menyebut penurunan stunting mencapai 50 persen dari tahun ke tahun.