NADIKABAR.COM — Ukraina telah menyetorkan 773 sampel benih di Gudang Benih Global Svalbard (Svalbard Global Seed Vault) di kepulauan Arktik Norwegia, yang menjadi kontribusi pertamanya ke fasilitas tersebut sejak konflik Rusia-Ukraina pecah pada 2022, kata pemerintah Norwegia pada Rabu (14/10).

Penyetoran pada Selasa (13/10) itu merupakan bagian dari upaya internasional yang mengirimkan lebih dari 16.000 sampel benih dari 21 bank gen ke gudang tersebut, menurut pernyataan Kementerian Pertanian dan Pangan Norwegia.

Setoran terbaru Ukraina mencakup sampel soba (buckwheat) dan tanaman lainnya, yang menjadi perlindungan tambahan bagi sumber daya genetik pertanian negara itu.

Menteri Pertanian dan Pangan Norwegia Nils Kristen Sandtroen mengatakan bahwa setoran terbaru itu menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam melindungi keragaman tanaman pangan dunia.

Enam bank gen penelitian pertanian internasional di bawah CGIAR menyumbangkan total 8.917 sampel, sementara Dewan Penelitian Pertanian dan Ekonomi Italia melakukan setoran pertamanya, yang mencakup varietas gandum dan padi bersejarah.

Didirikan oleh pemerintah Norwegia pada 2008, Gudang Benih Global Svalbard menyediakan penyimpanan jangka panjang secara gratis bagi salinan cadangan koleksi benih dari bank gen di seluruh dunia.

Terletak di dalam sebuah gunung di Pulau Spitsbergen, gudang tersebut kini menyimpan lebih dari 1,4 juta sampel benih milik lebih dari 130 bank gen, menjadikannya tempat penyimpanan aman terbesar di dunia untuk keragaman tanaman budi daya.

Fasilitas tersebut didanai oleh pemerintah Norwegia dan dikelola bekerja sama dengan Pusat Sumber Daya Genetik Nordik (NordGen) serta Global Crop Diversity Trust.