"Ada orang tua yang meninggal dunia, keluarga yang kehilangan pekerjaan, hingga usaha keluarga yang sebelumnya membiayai pendidikan tiba-tiba gulung tikar," lanjutnya.
Ia menambahkan, 121 mahasiswa penerima manfaat tersebut mencakup jenjang Program Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Langkah taktis ini juga mendapat dukungan penuh dari Rektor UMI Hambali Thalib.
"Ketika kami telusuri, di balik angka tunggakan itu ada persoalan kemanusiaan. Ada orang tua yang meninggal, keluarga kehilangan pekerjaan, usaha yang merosot, penyakit, perceraian, hingga tekanan ekonomi yang justru menghampiri ketika mahasiswa sudah di ambang kelulusan," tegas Hambali dalam pidatonya saat Wisuda UMI Makassar, Kamis (27/8).