Sejalan dengan itu, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM RI Bagus Rachman yang mewakili Wakil Menteri UMKM RI mengungkapkan Kementerian UMKM memegang peran strategis dalam mengubah potensi gambir menjadi ekosistem usaha yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Salah satu gagasan yang dibahas ialah pengembangan Rumah Hilirisasi Produk (RHP) Gambir sebagai pusat produksi bersama, pengolahan lanjutan, standardisasi, dan pendampingan UMKM.
Ia menjelaskan RHP Gambir selanjutnya meningkatkan nilai tambah produksi melalui pengolahan menjadi tiga komoditas utama yakni getah gambir kering murni(GGKM) bersih terstandar, konsentrat katekin dasar, dan ekstrak tanin dasar.
Ia menegaskan dalam pengembangannya, Kementerian UMKM berperan mendorong penguatan kelembagaan usaha, fasilitas produksi bersama, peningkatan kapasitas UMKM, pendampingan sertifikasi dan legalitas, serta pencocokan usaha dengan calon pembeli industri.