"Keragaman Indonesia juga mengingatkan kita bahwa literasi harus kontekstual. Pembelajaran literasi perlu menanggapi bahasa, budaya, komunitas, mata pencaharian, dan lingkungan masyarakat," ujar Santosh.

Dalam Peringatan Hari Aksara Internasional 2026 atau Hari Literasi Internasional ke-60, UNESCO mengajak agar kesempatan belajar bagi masyarakat terus diperluas. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat aspek literasi dasar.

"Mari kita pastikan bahwa literasi tetap menjadi inti dari pembelajaran sepanjang hayat, karena literasi bukan hanya tentang membaca kata, tetapi juga menciptakan dunia dan memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk membentuk dunia yang lebih baik," tekannya.

Sebagai informasi, skor PISA dirilis OECD setiap tiga tahun sekali. Terbaru, hasil PISA 2025 akan disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada Selasa, 8 September 2026 yang juga bertepatan dengan Hari Aksara Internasional ke-60 2026.