NADIKABAR.COM — Universitas Hasanuddin (Unhas) memfasilitasi mahasiswa dari 14 negara belajar keberagaman, pengabdian hingga konservasi laut melalui program Unhas International Student Outing (UISO) 2026 di Makassar.

Kepala Subdirektorat Humas dan Dokumentasi Direktorat Komunikasi Unhas, Ishaq Rahman di Makassar, Rabu, mengatakan program yang diinisiasi Direktorat Internasionalisasi dan Kantor Urusan Internasional (DIKUI) tersebut memadukan tiga pengalaman pembelajaran, pertukaran budaya, pengabdian kepada masyarakat, dan eksplorasi lingkungan bahari.

Pengalaman belajar yang mempertemukan mahasiswa internasional dengan masyarakat, budaya lokal, dan persoalan lingkungan merupakan bagian penting dalam membangun kampus berwawasan global.

Ia menjelaskan Unhas memiliki 580 mahasiswa internasional. Keberagaman tersebut merupakan modal untuk membangun lingkungan akademik yang terbuka, sekaligus memperkuat hubungan antarbudaya di dalam dan di luar kampus.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengunjungi Marine Station Unhas di Pulau Barrang Lompo untuk mengenal kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang memanfaatkan ekosistem laut sebagai ruang belajar.

Salah satu materi yang diperkenalkan adalah penangkaran dan konservasi kima (giant clam), biota laut yang berperan dalam ekosistem terumbu karang.

Pada hari berikutnya, pembelajaran dilanjutkan melalui eksplorasi alam di Pulau Kodingareng Keke. Mahasiswa diperkenalkan dengan lingkungan bawah laut, termasuk aktivitas snorkeling. Hal ini menimbulkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan laut, termasuk mengikuti salah satu agenda UISO 2026, pengabdian kepada masyarakat di SMA Barrang Lompo, Kelurahan Barrang Lompo, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar.

Sebanyak 120 siswa berinteraksi langsung dengan mahasiswa internasional melalui pembelajaran bahasa Inggris, permainan edukatif dan pertukaran budaya.

Mario Gusmao Branco, mahasiswa asal Timor Leste dari Fakultas Pertanian Unhas, mengungkapkan bahwa interaksi dengan siswa SMA Barrang Lompo dan pertemuan dengan mahasiswa dari berbagai negara menjadi pengalaman yang berkesan.

“Saya sangat menikmati kesempatan untuk mengenal mereka lebih dekat dan melihat antusiasme mereka. Bertemu dengan mahasiswa dari berbagai negara juga menjadi pengalaman yang luar biasa. Saya senang dapat mempelajari budaya mereka, menjalin pertemanan baru, dan berbagi momen kebersamaan,” kata Mario.