NADIKABAR.COM — Universitas Hasanuddin (Unhas) kini memiliki Pusat Studi Kepolisian. Kehadiran pusat studi tersebut diharapkan bisa menjadi ruang kerja sama tim redaksi akademisi dan kepolisian dalam mengkaji berbagai isu keamanan dan sosial dengan basis riset.
Kajian yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan bidang hukum, tetapi juga persoalan sosial, keamanan, hingga tantangan kejahatan berbasis digital yang semakin kompleks. Pendekatan kajian nantinya bersifat lintas disiplin.
Beberapa persoalan yang membutuhkan pendekatan lintas disiplin, seperti dicontohkan oleh Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa (Prof JJ) di antaranya kenakalan remaja, balap liar, sampai permasalahan lingkungan dan keamanan di wilayah perairan. Salah satu persoalan yang ia sorot adalah praktik pengeboman ikan.
Prof JJ secara eksplisit meminta masalah pengeboman ikan menjadi salah satu tugas awal yang dikaji di Pusat Studi Kepolisian tersebut.