Politico melaporkan Inggris, Ukraina, dan Norwegia juga dilibatkan dalam pembahasan tersebut.

Pada hari yang sama, Kelompok Koordinasi Minyak Uni Eropa dijadwalkan menilai dampak potensial dari kemungkinan larangan ekspor diesel AS.

Komisi Eropa mengakui Uni Eropa sangat bergantung pada AS untuk pasokan diesel, tetapi menyatakan belum terjadi kekurangan bahan bakar saat ini.

Sejak 2022, Uni Eropa menjalankan kebijakan untuk secara bertahap menghentikan impor energi dari Rusia.