NADIKABAR.COM — Uni Eropa (EU) akan memangkas jumlah peserta yang ditargetkan dalam program integrasi migran hingga empat kali lipat pada 2029, meskipun anggaran program tersebut dilaporkan meningkat, menurut laporan Mahkamah Auditor Eropa yang ditinjau RIA Novosti.
Pada 25 Oktober, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan negara-negara Eropa tidak memiliki sumber daya yang memadai untuk mengintegrasikan jumlah migran dan anak-anak mereka yang terus bertambah.
Ia mengatakan bahwa penanganan masalah tersebut membutuhkan pendidikan bagi para migran serta pengenalan terhadap adat istiadat dan tradisi setempat.