Setiap tahun, Uni Eropa dan negara-negara anggotanya menyediakan lebih dari 1.000 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia. Pada 2025, lebih dari 10.000 pelajar Indonesia menempuh studi dan melakukan penelitian di berbagai negara Uni Eropa.

"EHEF menjadi wadah penting bagi calon mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan universitas-universitas Eropa dan menjajaki berbagai peluang akademik serta beasiswa yang tersedia di Eropa," katanya.

Ia menilai pendidikan berperan penting dalam memberikan akses setara terhadap keterampilan dan pengetahuan guna mendorong peluang kerja, inovasi, kewirausahaan, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. "Ini telah menjadi pertukaran dua arah antara Indonesia dan Eropa," katanya.

Dubes berharap kemitraan tersebut terus berkembang melalui keterlibatan aktif universitas dan komunitas akademik Indonesia dan Eropa.

"Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan tinggi, meningkatkan pemahaman tentang Indonesia dan Eropa, dan mendorong kolaborasi di berbagai sektor dalam menjawab tantangan global," katanya.