Selain itu, pendampingan tersebut juga diharapkan mampu mendorong mitra kelompok tani menjadi terampil dalam budi daya jamur yang memiliki nilai ekonomi.

Kegiatan pengabdian itu diawali dengan survei lokasi yang akan dijadikan rumah jamur, yang diberi nama Bumi Supa Seroja. Setelah itu, tim memberikan edukasi mengenai jamur yang dapat dikonsumsi serta cara budi daya jamur.

Para petani diperkenalkan dengan berbagai jenis jamur konsumsi (edible) yang memiliki nilai ekonomi tinggi, di antaranya jamur tiram dan jamur kuping, serta potensi pasarnya.

Selanjutnya, tim dan kelompok tani memulai proses budi daya jamur tiram dan jamur kuping di area produksi. Mitra juga terus didampingi dan dituntun secara daring, baik melalui chatting maupun panggilan video. Pendampingan dilakukan secara intensif guna memastikan pertumbuhan jamur berjalan optimal.